Rabu, 16 Mei 2012

Goresanku, Segaris Keinginan



Aku melukiskan gores-gores pensil pada selembar kertas putih..
Memberinya noda..
Noda yang terangkaikan menjadi bukti cinta...
Aku menggesekkan karbon pada permukaan tak merata.
Membuatnya mudah dilihat, dibedakan..
Berkali-kali aku menggores
Berkali-kali aku menghapus
Berkali-kali kuperbaiki
Dan aku tersenyum kecil melihatnya,
Tak pernah puas
Goresanku yang berwarna hitam dan putih adalah sebentuk keindahan yang takkan menyaingi kemurnian
Tidak pernah puas akan hasil coret tanganku
Tapi tidak pula menginginkan coret tangan orang lain..
Sesaat kupikirkan mengenai keceriaan..
Menyandingkan hitam dan putihku bersama warna
Secerah mekar bunga di pagi hari dan luas seperti langit..
Tapi tidak,
Aku tidak pandai melukiskannya
Warna itu kacau,
Aku takut mengacaukannya
Biarlah goresku tetap hitam putih

_29 Nov 2011

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar